BOOKS

Izinkan Aku Bersujud

   

 

 

 

 

 

 

 

Kategori: novel Genre: historical fiction romance

Penerbit: Mizania (Indonesia) & Pelangi Sdn. Bhd. (Malaysia)

Tahun: 2009 (Indonesia), 2010 (Malaysia)

Jumlah halaman: 220

Izinkan Aku Bersujud is a novel about love and war in Lebanon. Published in Indonesian language by Mizania, 2009. Published in Malay language by Penerbitan Pelangi Sdn. Bhd. Malaysia, 2010.

Dibingkai dengan latar belakang tragedi kemanusiaan, novel ini memberi kita perspektif lain tentang cinta. –Irfan Hidayatullah, dosen sastra dan ketua FLP.

… penuh imajinasi. Memikat, cerdas, relijius, juga puitis. –Taufiq Ismail, sastrawan.

Sebuah novel unik yang memotret akibat peperangan dan hubungan kasih sayang dua bangsa. Menghangatkan jiwa dan menginspirasi. –Ifa Avianty, novelis.

 

Catatan Musim

Kategori: novel

Genre: romance

Penerbit: GagasMedia

Tahun: 2012

Jumlah halaman: 280

Sinopsis:

Aku tak ingin menganggapnya sebagai cerita paling sia-sia. Anggap saja ini adalah lembar penutup catatan senja. Berpita manis seperti boneka berdasi yang terlukis di cangkir teh kita. Mungkin kau hanya bunga trembesi yang datang dari masa perbungaan raya. Menyinggahi penghujanku yang menderas memenuhi janji kemaraunya. Kau hanya setitik di antara ribuan tetes, seserpih di antara hamparan es, sepucuk yang baru bersemi menemani embun dini tadi. Sedangkan aku, terus menjadi musim yang berlari di sayap waktu; menerka isi hatimu, menantinya terbuka untukku. Musim akan tetap bergulir, dan aku terus menunggumu hadir, meski harus menjemput ke belahan bumi yang lain.

 

Life After You

life after you

Kategori: novel

Genre: hitorical-fiction romance

Penerbit: Media Pressindo

Tahun: 2013

Jumlah halaman: 232

Sinopsis:

Kau telah mengisi hatiku, bahkan sejak kita mengumpulkan daun-daun kering. Sungguh masa-masa indah yang tak akan pernah ingin kulupa. Dan saat perpisahan itu tiba, yang tinggal hanyalah kehampaan… Namun saat aku berada di medan perang, dia hadir dalam hidupku. Selalu melindungi dan siap mengorbankan nyawa demi aku. Sungguh perjumpaan singkat yang juga membuatku sadar, bahwa hatiku tidak menginginkan perpisahan… Kini, mereka berdua kembali hadir dalam hidupku. Aku harus memilih…sebelum perpisahan itu kembali menghampiri… Sebelum semuanya terlambat…

 

Dance for Two

Dance for Two

 

 

 

 

 

 

 

 

Kategori: novel

Genre: romance

Penerbit: GagasMedia

Tahun: 2013

Jumlah halaman: 244

Sinopsis:

Dear editor, Saya terjebak dalam cerita yang saya mulai sendiri. Saya selalu membiarkanmu mengacaukan kata-kata yang sudah saya urutkan, membiarkanmu memenggal kepala huruf-huruf yang sudah berbaris rapi itu. Saya pun menikmati setiap cara yang saya lakukan untuk merangkainya kembali, lalu menyusunnya menjadi mozaik baru yang kamu suka. Ini tentangmu, percayalah. Bagian mana dari dirimu yang tidak saya tahu? Tak ada satu celah pun yang terlewat; setiap potong kehidupanmu adalah gambaran paling jelas yang tersimpan dalam benak saya. Setiap langkahmu adalah jejak tanpa putus yang tercetak di atas peta saya. Saya tidak ingin selamanya menjadi rahasia. Saya hidupkan kamu dalam cerita.

 

Untuk Apa Kau Menandai Waktu?

Cover UAKMW

Kategori: kumpulan cerita pendek

Penulis: Rae Shella, Arum Effendi, Tyas Effendi

Penerbit: UB Press

Tahun: 2015

Sinopsis:

Akulah yang memiliki ide gila ini. Berpura-pura pada dunia bahwa persahabatan kami berakhir di pelaminan. Membenarkan ramalan teman-teman dan keluarga kami bahwa kami diciptakan untuk bersama. Entah apa yang akan mereka katakan jika tahu bahwa ini sandiwara. Dan entah bagaimana jika Lexa tahu kalau aku benar-benar mencintainya, tanpa sandiwara. (Laksana Tudung Rasa, oleh Rae Shella)

Batu cadas, pakaian yang terlempar, ranjang tidur buatan bapa, dan dua manusia di atasnya. Lukisan itulah yang ia buat saat meme mendesah di dalam kamar bersama pria yang bukan bapa. Lukisan itu dibuat saat Asium memberi tahunya sebuah rahasia. Asium yang menuntun tangan mungil Heita. Detik itu Kanesti ingin berlari menjauh dari putrinya; ingin mengejar taksi yang membawa pergi cinta pertamanya. Ia ingin pulang. (Pulang, oleh Arum Effendi)

Hei, siapa yang gila sekarang? Wanita di depanku ini atau orang-orang kampung tak berpendidikan itu? Wanita ini hanya kehabisan air ketuban saat melahirkan anaknya yang kembar. Dan dia jadi hilang akal begini bukan karena sekarang hidup di dunia gaib, tapi hanya karena shock dengan kematian putri kembarnya. Kalau aku membawanya pada teman-teman Psikologi-ku di kampus, pasti buyar semua cerita hantu itu. Wanita ini bukan lagi tokoh dongeng untuk menakuti anak-anak yang tak mau pulang saat magrib, tapi bisa menjadi obyek penelitian psikologi kami. (Rahim, oleh Tyas Effendi)

 

Tentang Waktu

Adobe Photoshop PDF

 

 

 

 

 

 

 

 

Waktu berutang kepadaku.
Tentang jarum jam yang lelah berputar.
Tentang cerita yang menggantung.
Tentang perjalanan yang belum usai.

Menjadi ilustrator sebuah buku perang membawa Granada Mahari
pada petualangan panjang. Saat kehilangan inspirasi untuk
membuat gambar buku itu, ia mengalami peristiwa ganjil.
Putaran warna yang sangat cepat
tiba-tiba saja membuka lorong waktu.

Gadis itu—penderita achromatopsia,
buta warna total—tak menyadari bahwa
warna-warna itulah yang membawanya
ke petualangan tak terbayangkan.
Melintas jarak, menembus masa—ke Sarajevo 1993.
Di sana, ia mendapatkan inspirasi untuk ilustrasinya,
lebih dari apa yang ia inginkan.

Tak hanya inspirasi,
Nada pun menemukan warna cinta di lintas masa.
Dunia tak lagi hitam-putih atau abu-abu bagi Nada.
Membuatnya dilema,
apakah ia harus kembali ketika hidup lebih sempurna
di lintas masa yang mulai tak asing baginya?
Membuatnya bertanya,
apakah di sanalah waktu akan menyelesaikan perjalanannya?

10 thoughts on “BOOKS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s