[Resensi] Apa yang Kau Lihat di Balik Gelap?

Arum Effendi

Judul buku                : Kisah Langit

Penulis                        : Arum Effendi

Jumlah halaman        : 324

Penerbit                      : Qanita

Cetakan                      : Kesatu, 2013

 

Kadang aku jengkel dan marah pada kehidupan. Juga pada Bunda. Dia tak lagi peduli. Bunda seharian hanya memandangi harpa yang tergolek di dalam kamar. Bunda ingin seseorang memainkannya. Kadang dia berteriak-teriak dan menangis sendiri. Ketika itu terjadi, aku lebih memilih menulikan kedua telinga. Kulepas hearing aid dan kubiarkan dunia berubah menjadi bisu.

 

Ini tentang harpa, kincir angin, dan pesawat. Ini tentang Rahani Nugraha, gadis yang tak bisa memainkan harpa dengan sempurna itu, tentang Bayu Narendra yang dulu selalu menghidupkan impian tentang negeri kincir angin, dan tentang Antariksa Ganidar si penggila pesawat yang sekaligus juga fobia naik pesawat. Rahani dan Bayu memiliki hubungan baik sewaktu kecil. Mereka bersahabat dengan cara mereka sendiri. Sedangkan Antariksa sendiri hanyalah seorang pemuda asing dengan segala masa lalu panjangnya yang tak terduga.

Efek penyakit meningitis membuat Rahani tak bisa mendengar dengan normal, sehingga ia harus menggunakan alat bantu pendengaran (hearing aid) untuk bisa mendengar suara. Kenyataan itu membuatnya semakin tak bisa mengejar kegeniusan kakaknya untuk menjadi seorang harpist. Sejak kecil, bundanya memang menuntut gadis itu bisa sesempurna sang kakak. Dan dunia seolah melengkapi penderitaannya ketika ayah dan kakaknya meninggal dalam sebuah kebakaran sebelum tampil dalam sebuah resital. Musibah itu membuat bunda Rahani depresi berat hingga akhirnya hanya bisa menghabiskan sekian tahun hidupnya dalam duka yang tak terobati.

Kehidupan Rahani jadi semakin berubah sejak Bayu kembali dari Yogyakarta setelah perpisahan panjang keduanya. Bayu menjadi sosok yang berbeda, yang tak lagi sama dengan sahabat masa kecilnya dulu. Di waktu yang sama, pemuda lain muncul lebih dari seorang sahabat yang dirindukan Rahani. Antariksa, seorang laki-laki keturunan Belanda yang ditinggalkan ayahnya dalam sebuah kecelakaan pesawat sewaktu masih kecil dan tinggal di kota budaya.

Rahani dan Riksa memiliki satu impian yang sama, terbang ke Leiden, dengan tujuan yang berbeda. Rahani ingin melanjutkan studinya, sedangkan Riksa memiliki tujuan yang lebih penting. Laki-laki itu ingin bertemu dengan mama dan adik perempuannya yang sudah lama tidak tinggal bersamanya. Impian keduanya tercapai, namun Rahani mendapat sebuah ujian yang tak terduga di kota impiannya itu. Yang membuat Rahani bisa bertahan hanyalah sikap Riksa yang bisa menerima gadis itu apa adanya.

Penulis novel yang masih tercatat sebagai mahasiswa Sastra Inggris FIB UB ini berhasil menggambarkan setiap potongan ceritanya dalam detail yang rapi. Deskripsi tentang rumah dengan Jendela Leiden-nya, tentang negeri tulip, bahkan juga tentang penghuni langit malam dapat disajikan dengan sempurna. Hanya saja, pengolahan alur cerita masih kurang bagus karena beberapa sub-plot yang belum terselesaikan dengan utuh.

Novel ini bukan sekadar cerita fiksi pada umumnya. Melalui genre romance, penulis bisa menyampaikan sesuatu yang “lebih” pada pembaca. Membaca novel ini seperti didongengi ilmu dan tempat baru dengan cara yang menyenangkan. Diajak menyadari satu hal penting bahwa cahaya justru akan tampak lebih terang dalam gelap.

3 thoughts on “[Resensi] Apa yang Kau Lihat di Balik Gelap?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s