My First Drama Project

Dulu ketika aku selesai menulis novel Izinkan Aku Bersujud, aku sempat terobsesi untuk memfilmkan kisah itu. Semuanya berawal karena seorang pembaca novelku yang berasal dari Tasikmalaya ingin aku membuat versi filmnya. Aku bahkan sempat menelusuri sutradara-sutradara film Indonesia untuk menawarkan novelku. Tapi, barangkali aku kurang serius melakukannya. Sampai sekarang kisah korban perang Lebanon itu masih hanya ada dalam buku, belum mewujud dalam film.

Selain novel pertamaku itu, seringkali aku juga berfikir untuk memfilmkan novel-novel lain ketika sedang menuliskannya. Biasanya ketika menuliskan kejadian-kejadian yang romantis, menyedihkan, atau yang membuat pembaca geram, aku membayangkan kejadian itu benar-benar diperankan oleh orang-orang nyata dalam film.

Barangkali, memang benar kalau untuk mendapatkan harimau, kita harus bisa mendapatkan kucing terlebih dahulu. Dan begitulah yang aku rasakan. Walaupun belum ada novelku yang dijadikan versi film, setidaknya aku sekarang sedang menggarap sebuah cerita untuk dijadikan drama kelas. Yay! Hurrah! Jadi, akan ada English Performance Class, dimana setiap kelas Sastra Inggris menampilkan drama yang berdurasi sekitar dua puluh menit.

Aku diminta teman-teman sekelas untuk membuat ide cerita (entah atas dasar apa =.=). Well, dalam waktu sekitar setengah jam saja, setelah menyelesaikan cerita bersambung untuk Sayembara Cerbung Femina 2012, aku menuliskan konsep drama itu. Kata kunci yang harus ada dalam drama itu ada lima; kuburan, kebakaran, boneka, labu, dan pernikahan. Dengan bermodal dua cerpen lama, akhirnya jadilah konsep drama itu ;D

Sebenarnya sempat takut juga, ketika malam hari menuliskan konsepnya sementara seluruh isi rumah sudah berangkat tidur. Pasalnya, dramaku ber-genre horror fantasy. Jadi, begitu saudara kembarku pergi tidur dan meninggalkan sendirian di depan meja belajar, aku cepat-cepat menyusulnya. Kutinggalkan konsep yang baru dapat tiga perempat itu dan kulanjutkan di pagi hari ^^

Drama Project – Day 1
Senin, 28 November 2011.
Selesai kelas Sentence Structure, aku dan teman-teman sekelasku bertemu dengan advisor kami di gedung rektorat. Nama advisor kami Kak Emilius. Kak Emil menjelaskan banyak hal tentang drama dan menjadwalkan pertemuan berikutnya untuk menonton video-video drama tahun sebelumnya. Dia cukup professional juga, lantaran dramanya tahun lalu mendapat juara II. Woo, kuharap drama kelasku juga bisa sebagus drama kelasnya. Amin Ya Rabb.

Setelah forum bersama Kak Emil berakhir, aku dan teman-teman sekelas mendiskusikan konsep drama itu lebih detail. Aku menceritakan konsep drama buatanku dan meminta persetujuan teman-teman. Lalu, kami mendiskusikan setting¬-nya, sebab latar tempat yang ada dalam konsepku terbilang agak rumit dan memerlukan bermacam-macam properti yang membutuhkan kreativitas tinggi.
Setting di pekuburan terbilang mudah. Teman-teman bilang mereka bisa membuat empat nisan untuk menjelaskan latar tempat itu. Yang menjadi masalah adalah setting gerbong kereta api. Kami berbeda pendapat tentang lokasi ini karena kesulitan membuat gerbong. Kami sempat ingin menggantinya dengan stasiun (yang hanya memerlukan kursi tunggu saja). Tapi, masalahnya adalah kami membutuhkan terowongan. Jadi, kami tetap memakai setting gerbong kereta api dengan membuat tiruan gerbong dari kertas tebal.

Masalah kedua adalah properti untuk lukisan. Pasalnya, karakter ketiga dalam drama ini adalah seorang pelukis jalanan. Jadi, kami membutuhkan total tiga lukisan dengan gambar yang berbeda-beda; boneka, suasana di pernikahan tanpa ada pengantinnya, dan suasana pernikahan yang menunjukkan pengantin. Salah seorang temanku bilang kalau dia bisa melukis. Okay, masalah selesai.

Ada beberapa diskusi juga tentang ending cerita. Sebenarnya, akhir ceritanya menggambarkan gerbong kereta yang keluar dari jalur rel. Tapi, kami mengalami kesulitan untuk menggambarkannya. Akhirnya, kami menggantinya dengan suasana evakuasi korban kecelakaan kereta api.
Well, begitulah hari pertama pengerjaan drama kelas kami. Go go! ;D

One thought on “My First Drama Project

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s