Sebuah Kesempatan

“Kesempatan tak pernah datang dua kali”

Barangkali kalimat itu memang sederhana dan sering kita dengar. Tapi, ternyata kalimat itu memang sangat benar. Berkali-kali aku membuktikannya🙂

Jadi, bulan lalu waktu aku sedang sibuk mempersiapkan diri buat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, seorang sahabatku kasih tahu kalau ada lomba cerpen di Majalah Story. Aku mengabaikannya saja, karena ujian masuk universitas itu menyangkut hidup-mati seorang Tyas Effendi. hahaha. Tapi, setelah mengikuti ujian itu, aku iseng tanya ke temanku, kapan deadline lomba cerpen di Majalah Story. Dan dia tak tahu.

Akhirnya, aku pun membeli majalah itu. Hei, deadline-nya sudah dekat. Seperti kebiasaanku pada umumnya, aku mengirimkan cerpenku itu mendekati deadline. Yes, miss careless and clumsy.

Beberapa minggu kemudian, aku mendapat telepon dari Jakarta. Cerpenku yang berjudul Romansa Jam Romawi ternyata terpilih sebagai juara pertama kategori umum. Alhamdulillah. Untuk kali kedua, cerpenku akan dimuat di majalah. Yay! Jadi, jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan.

Keep on writing!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s